JAMBERITA.COM - Di tengah ramainya tim seleksi lembaga penyelenggara pemilu yang dianggap tidak profesional ditanggap biasa oleh tim seleksi Bawaslu Kabupaten yang baru terbentuk.
Ketua Timsel Bawaslu, Asad Isma mengatakan secara personal, tentu pengakuan integritas, profesionalitas dan kapabilitas itu dinilai oleh orang lain. “Kalau kami mengaku bersih tentu orang tidak percaya. Silakan masyarakat mengawasi dan menilai prosesnya,” katanya saat ditemui usai jumpa pers hari ini Jumat (8/6/2018).
Soal isu suap, Dosen IAIN STS Jambi ini juga meminta jika memang memiliki bukti dan mencium kuat dugaan ini, maka silakan dilaporkan. Sehingga tidak menimbulkan fitnah. “Ada Isu suap langsung dilaporkan,” katanya.
Yang jelas, dirinya secara pribadi memang tipe orang yang suka berkumpul dengan berbagai komponen masyarakat. “Kalau saya memang hobi nongkrong. Bisa jadi nanti ada peserta. Itu sulit dihindari. Tapi kami yakin bisa membedakan posisi kami. Intinya jika ada masalah dilaporkan saja,” pungkasnya.(Sm)
Seleksi Segera Dimulai, Petahana dari Panwaslu Tidak Perlu Ikut CAT dan Wawancara
Sakirin Pohan, Sosok Yang Bekerja Ikhlas Mengharap Ridho Illahi
Lagi, Bawaslu Kabulkan Gugatan Bakal Calon DPD RI Yasir dan Hendri M Nur
AMPI Jambi Kirim Peserta di AMPI 40 Presents Millennials Nationalism
Ini Dukungan Yang Dianulir KPU Namun Bisa Dibuktikan Salma Mahir, Ibnu Khaldun dan Almusyayat
drg Iwan Sulap RSUD Raden Mattaher Jambi, Jadi Terang Menderang hingga Kembalinya Ronda Malam



